Bangkinang, Kampar - Kerusakan bangunan sekolah dasar serta keterbatasan akses listrik di Kampung Baru, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, menjadi potret persoalan pendidikan dasar yang masih dihadapi Kabupaten Kampar.
Kondisi tersebut mendorong Wakil Bupati Kampar, Misharti, turun langsung meninjau sekolah tersebut pada Selasa (20/1/2026), guna melihat secara nyata tantangan yang dialami siswa dan tenaga pendidik di lapangan.
Di lokasi, Misharti menyusuri sejumlah ruang kelas dan fasilitas penunjang yang tampak mengalami kerusakan cukup serius.
Atap bangunan terlihat rapuh, sebagian dinding mengalami retak, sementara loteng sekolah menunjukkan tanda-tanda lapuk.
Kerusakan fisik ini bukan hanya mengancam kenyamanan belajar, tetapi juga keselamatan siswa dan guru, terutama saat musim hujan.
Tak hanya persoalan bangunan, sekolah tersebut juga masih bergelut dengan keterbatasan pasokan listrik.
Minimnya akses listrik berdampak langsung pada proses pembelajaran, mulai dari keterbatasan penerangan hingga tidak optimalnya penggunaan sarana belajar berbasis teknologi.
Dalam konteks kebijakan pendidikan nasional yang mendorong pemanfaatan teknologi dan digitalisasi sekolah, kondisi ini menjadi ironi tersendiri.
Misharti mengungkapkan keprihatinannya atas situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor prioritas yang tidak boleh diabaikan, terlebih menyangkut hak dasar anak-anak untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman dan layak.
“Anak-anak kita berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai. Sekolah yang rusak dan belum didukung akses listrik yang baik jelas mengganggu proses belajar mengajar. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ujar Misharti di sela peninjauan.
Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal untuk memastikan persoalan pendidikan ditangani berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Kampar, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna mencari solusi konkret, baik melalui perbaikan fisik bangunan maupun pemenuhan kebutuhan listrik sekolah.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Camat Bangkinang Kholis Febriyasmi, Lurah Pasir Sialang, serta unsur TNI dan Polri.
Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan upaya kolaboratif pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan.
Camat Bangkinang Kholis mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah beberapa kali menerima laporan dari masyarakat dan pihak sekolah terkait kondisi bangunan dan keterbatasan listrik tersebut.
Namun, keterbatasan kewenangan dan anggaran di tingkat kecamatan membuat penanganan belum bisa dilakukan secara menyeluruh.
“Kami berharap dengan kunjungan langsung Wakil Bupati, persoalan ini bisa menjadi prioritas dan segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” kata Kholis.
Sementara itu, pihak sekolah dan warga setempat menyambut positif kehadiran Wakil Bupati Kampar.
Mereka menilai kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Bagi masyarakat Kampung Baru, sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga harapan masa depan anak-anak mereka.
Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan perbaikan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan optimal.
Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil peninjauan tersebut melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
Perbaikan infrastruktur sekolah dan pemenuhan fasilitas pendukung, termasuk listrik, diharapkan dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah.(Advertorial)
#Kampar